Minggu, 23 Desember 2007

BABAK BARU HIDUPKU

Kamis, 13 Desember 2007 babak baru datang dalam hidupku. Perjuangan panjang yang saya jalani selama lima tahun mulai terlihat titik terang. Pengumuman saya diterima jadi CPNS Dosen di UIN Bandung menjadi sejarah yang tak terlupakan sepanjang hayat. Tentu saja keberhasilan ini bukan usaha sendiri namun juga andil dan doa dari semua orang, mulai dari orang tua, saudara, teman kerja, senior, ketua jurusan, pembantu dekan, dekan dan tentu saja rektor. Tanpa dorongan mereka mustahil saya bisa sukses. Dorongan dan doa dari mereka semua tentu saja tidak akan mampu saya balas dengan setimpal. Saya hanya akan membuktikan bahwa dukungan mereka tidak sia-sia.


Harus diinsyafi PNS bukanlah tujuan, tapi ia merupakan kendaraan yang membawa menuju tujuan utama yaitu berkarya bagi bangsa, negara dan agama. Tujuan ini memang terlampau ideal, bahkan cenderung utopis bila dihadapkan dengan tantangan yang dihadapi. Bangsa, negara dan agama merupakan entitas yang terlampau besar. Lingkup entitas besar ini harus dipersempit menjadi sesuatu yang lebih realistis yaitu masyarakat sekitar tempatku hidup dan bersosial. Dengan lingkup yang kecil ini maka target bisa semakin kongkret.


Kembali lagi pada kegembiraan yang saya peroleh di atas. Sejatinya tanpa ikut tes CPNS kemarin saya tetap akan masuk PNS dosen karena beberapa waktu sebelumnya nama saya telah masuk pendataan honorer. Tinggal menunggu waktu pekerjaan abteenar sudah di tangan. Namun memang ada sedikit perbedaan antara jadi PNS karena pendataan dengan PNS lulus tes. Bila hanya PNS hasil pendataan tanpa tes maka terasa hambar tidak ada tantangan sedangkan dengan mengikuti serangkaian tes PNS saya menjadi faham seberapa besar kemampuan saya.


Tahun 2003 lalu, satu tahun selepas S1 saya pernah masuk tes kedua dengan saingan tinggal dua orang memperebutkan satu formasi sebagai dosen ilmu komunikasi. Sayangnya saat itu saya gagal. Tahun 2005 dan 2006 pun saya kembali masuk tes kedua, hanya memang waktu itu juga belum milik. Bila menurut orang lain tes kedua itu gampang, maka bagiku yang sudah berkali-kali ikut tes ternyata tes kedua sama sulitnya dengan tes pertama, sebab di sana yang berperan bukan hanya kemampuan diri sendiri, namun juga relasi dan tentu saja takdir Yang di atas.


Tes CPNS Dosen kemarin bagiku termasuk tes yang sangat berat. Bisa dibayangkan tes pertama terdiri dari 200 soal dengan waktu hanya 180 menit. Praktis waktu untuk mengerjakan setiap soal kurang dari satu menit. Dari 200 soal itu 50 soal tentang bahasa Inggris, 50 soal tentang kemampuan Bahasa Arab, dan 100 soal Tes Bakat Skolastik yang terdiri dari logika verbal, numerical, analisa dan orientasi nilai. Luar biasa kan? Wajar bila kemudian hasil kuliah S2 sebagai syarat untuk bisa ikut tes menjadi kurang berperan. Dalam tes bukan kajian ilmiah yang ditanyakan tapi kemampuan dasar yang diujikan. Makanya dalam pengumuman tes pertama tanggal 5 Desember dari setiap formasi tinggal dua orang yang ikut tes memperebutkan satu "kursi panas".


Tes kedua tanggal 8 Desember berlangsung hampir 12 jam, yaitu dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam. Banyak yang berkelakar "malam mingguan di kampus nih". Tes kedua ini terdiri dari dua macam yaitu tes tulis dan tes lisan. Tes tulis yang diujikan adalah tes tentang bidang studi sesuai dengan bidang studi yang diambil. Adapun tes lisan terdiri dari empat macam wawancara : tes kepribadian oleh dekan dari masing-masing fsayaltas, tes kelayakan mengajar oleh dekan tarbiyah dan kependidikan, dan wawancara bahasa Arab serta bahasa Inggris. Dari tes ini banyak peserta yang mengeluh karena merasa gagal dalam salah satu tes wawancara. Ada yang tes bidang studinya bagus, tapi kelayakan mengajarnya "jeblok" karena tidak bisa menjawab soal seputar ilmu pendidikan, atau ada juga yang kemampuan bahasa Inggrisnya bagus, namun bahasa Arabnya lemah atau sebaliknya. Wajar bila kemudian tes CPNS tahun ini dianggap tes yang LUAR BIASA.


Dengan cerita di atas saya hanya ingin berbagi sekaligus memotivasi pembaca yang ingin lulus tes bahwa keberhasilan itu semata-mata hanya bisa dicapai dengan perjuangan. Bohong besar bila ada yang menganggap bahwa bila takdir-Nya sudah ditetapkan rizki tidak akan pergi kemana. Sebaliknya Takdir akan datang pada kita yang telah memiliki kesiapan. Bila anda ingin lulus tes CPNS atau tes apapun maka mulai dari sekarang bersiap-siaplah latihan dengan berbagai tes yang akan diujikan. Buka wawasan anda untuk memiliki pengetahuan terbaru. Yang paling utama kuasai kemampuan bahasa Arab dan Inggris dalam speaking (muhadasah) dan traslating (tarjamah). Setelah itu semua anda rasa mantap, jangan lupa dekatkan diri anda kepada Zat yang Maha mengatur Rizki, Allah Swt.


Saya teringat dengan salah satu puisi "seseorang" yang kemarin banyak memotivasi tatkala hati saya resah dan gelisah.


Ikhtiar sudah, tinggal tawakal


Apapun hasilnya tidak ada yang sia-sia


Sebab itu yang terbaik


Pasti Allah memberi yang terbaik


 


Jika kita bersabar


Takdir akan berjalan di atas kita


dengan pahala


Tetapi jika kita tidak bersabar


Takdir pun akan berjalan di atas kita


dan kita berdosa


La Tahzan innallaha ma'ana


        Semoga semangat dan doamu senantiasa terus menyertaiku

Jangan pernah bosan tuk terus jadi cahaya

        Terima kasih, hatur nuhun, thank you, matur nuwun, syukron katsiron.

5 komentar:

  1. wah,ternyata tes Dosen gituya... wah berarti hebat bgt dunk bisa lolos????? Selamat yach!!! mg ni mrpkn jalan rizki yang barokah. Insya Alloh ak bsk jg ikut tes Dosen di Politeknik Banjarnegara, mg ja ketularan kayak mas, ketrima geto.... Semangat!!!!



    Yah, selamat berjuang aja mas okke. Semoga tercapai cita-citamu keterima jadi dosen di Banjarnegara. Jangan lupa berdoa dan berusaha.

    BalasHapus
  2. Mas, saya juga bakalan ikut tes dosen besok kamis, 16 oktober. Smoga bisa sukses seperti mas juga ya, mohon do'a nya.

    BalasHapus
  3. ayeuna tos bade tes cpns deui sareng formasi nu sakedik... nuju pendaftaran ti kawit kaping 17 - 20 november 2008

    BalasHapus
  4. huiii wagh serem juga y............
    kemaren ad senior qw yang coba kut test dosen.. tp gagal di ujian tulis,... padahal dia dagh berusaha semaksimal jugaa...
    ada yang lolos siegh..
    mhmnnn ..
    bener juga siegh ..
    yang pentink qt udagh berusaha... dan berdoa... setelah itu depend to our destiny alias balek lg pada Allah swt... klu tuhan menghendaki laen y maw gmn lagee... key degh kk asal KEEP SEMANGAD aj y.........
    Tuhan selalu memberikan yang terbaik bagi seluruh umat Nya ,, amien

    BalasHapus
  5. semangat !! smga takdir menyertai ku...
    aq jg mw tes dosen poltek kms besok..
    wah gt yaa tesny, smga berhasil...

    BalasHapus

Kamis, 13 Desember 2007 babak baru datang dalam hidupku. Perjuangan panjang yang saya jalani selama lima tahun mulai terlihat titik terang. Pengumuman saya diterima jadi CPNS Dosen di UIN Bandung menjadi sejarah yang tak terlupakan sepanjang hayat. Tentu saja keberhasilan ini bukan usaha sendiri namun juga andil dan doa dari semua orang, mulai dari orang tua, saudara, teman kerja, senior, ketua jurusan, pembantu dekan, dekan dan tentu saja rektor. Tanpa dorongan mereka mustahil saya bisa sukses. Dorongan dan doa dari mereka semua tentu saja tidak akan mampu saya balas dengan setimpal. Saya hanya akan membuktikan bahwa dukungan mereka tidak sia-sia.


Harus diinsyafi PNS bukanlah tujuan, tapi ia merupakan kendaraan yang membawa menuju tujuan utama yaitu berkarya bagi bangsa, negara dan agama. Tujuan ini memang terlampau ideal, bahkan cenderung utopis bila dihadapkan dengan tantangan yang dihadapi. Bangsa, negara dan agama merupakan entitas yang terlampau besar. Lingkup entitas besar ini harus dipersempit menjadi sesuatu yang lebih realistis yaitu masyarakat sekitar tempatku hidup dan bersosial. Dengan lingkup yang kecil ini maka target bisa semakin kongkret.


Kembali lagi pada kegembiraan yang saya peroleh di atas. Sejatinya tanpa ikut tes CPNS kemarin saya tetap akan masuk PNS dosen karena beberapa waktu sebelumnya nama saya telah masuk pendataan honorer. Tinggal menunggu waktu pekerjaan abteenar sudah di tangan. Namun memang ada sedikit perbedaan antara jadi PNS karena pendataan dengan PNS lulus tes. Bila hanya PNS hasil pendataan tanpa tes maka terasa hambar tidak ada tantangan sedangkan dengan mengikuti serangkaian tes PNS saya menjadi faham seberapa besar kemampuan saya.


Tahun 2003 lalu, satu tahun selepas S1 saya pernah masuk tes kedua dengan saingan tinggal dua orang memperebutkan satu formasi sebagai dosen ilmu komunikasi. Sayangnya saat itu saya gagal. Tahun 2005 dan 2006 pun saya kembali masuk tes kedua, hanya memang waktu itu juga belum milik. Bila menurut orang lain tes kedua itu gampang, maka bagiku yang sudah berkali-kali ikut tes ternyata tes kedua sama sulitnya dengan tes pertama, sebab di sana yang berperan bukan hanya kemampuan diri sendiri, namun juga relasi dan tentu saja takdir Yang di atas.


Tes CPNS Dosen kemarin bagiku termasuk tes yang sangat berat. Bisa dibayangkan tes pertama terdiri dari 200 soal dengan waktu hanya 180 menit. Praktis waktu untuk mengerjakan setiap soal kurang dari satu menit. Dari 200 soal itu 50 soal tentang bahasa Inggris, 50 soal tentang kemampuan Bahasa Arab, dan 100 soal Tes Bakat Skolastik yang terdiri dari logika verbal, numerical, analisa dan orientasi nilai. Luar biasa kan? Wajar bila kemudian hasil kuliah S2 sebagai syarat untuk bisa ikut tes menjadi kurang berperan. Dalam tes bukan kajian ilmiah yang ditanyakan tapi kemampuan dasar yang diujikan. Makanya dalam pengumuman tes pertama tanggal 5 Desember dari setiap formasi tinggal dua orang yang ikut tes memperebutkan satu "kursi panas".


Tes kedua tanggal 8 Desember berlangsung hampir 12 jam, yaitu dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam. Banyak yang berkelakar "malam mingguan di kampus nih". Tes kedua ini terdiri dari dua macam yaitu tes tulis dan tes lisan. Tes tulis yang diujikan adalah tes tentang bidang studi sesuai dengan bidang studi yang diambil. Adapun tes lisan terdiri dari empat macam wawancara : tes kepribadian oleh dekan dari masing-masing fsayaltas, tes kelayakan mengajar oleh dekan tarbiyah dan kependidikan, dan wawancara bahasa Arab serta bahasa Inggris. Dari tes ini banyak peserta yang mengeluh karena merasa gagal dalam salah satu tes wawancara. Ada yang tes bidang studinya bagus, tapi kelayakan mengajarnya "jeblok" karena tidak bisa menjawab soal seputar ilmu pendidikan, atau ada juga yang kemampuan bahasa Inggrisnya bagus, namun bahasa Arabnya lemah atau sebaliknya. Wajar bila kemudian tes CPNS tahun ini dianggap tes yang LUAR BIASA.


Dengan cerita di atas saya hanya ingin berbagi sekaligus memotivasi pembaca yang ingin lulus tes bahwa keberhasilan itu semata-mata hanya bisa dicapai dengan perjuangan. Bohong besar bila ada yang menganggap bahwa bila takdir-Nya sudah ditetapkan rizki tidak akan pergi kemana. Sebaliknya Takdir akan datang pada kita yang telah memiliki kesiapan. Bila anda ingin lulus tes CPNS atau tes apapun maka mulai dari sekarang bersiap-siaplah latihan dengan berbagai tes yang akan diujikan. Buka wawasan anda untuk memiliki pengetahuan terbaru. Yang paling utama kuasai kemampuan bahasa Arab dan Inggris dalam speaking (muhadasah) dan traslating (tarjamah). Setelah itu semua anda rasa mantap, jangan lupa dekatkan diri anda kepada Zat yang Maha mengatur Rizki, Allah Swt.


Saya teringat dengan salah satu puisi "seseorang" yang kemarin banyak memotivasi tatkala hati saya resah dan gelisah.


Ikhtiar sudah, tinggal tawakal


Apapun hasilnya tidak ada yang sia-sia


Sebab itu yang terbaik


Pasti Allah memberi yang terbaik


 


Jika kita bersabar


Takdir akan berjalan di atas kita


dengan pahala


Tetapi jika kita tidak bersabar


Takdir pun akan berjalan di atas kita


dan kita berdosa


La Tahzan innallaha ma'ana


        Semoga semangat dan doamu senantiasa terus menyertaiku

Jangan pernah bosan tuk terus jadi cahaya

        Terima kasih, hatur nuhun, thank you, matur nuwun, syukron katsiron.

«
Next

Posting Lebih Baru

»
Previous

Posting Lama


5 komentar
  1. wah,ternyata tes Dosen gituya... wah berarti hebat bgt dunk bisa lolos????? Selamat yach!!! mg ni mrpkn jalan rizki yang barokah. Insya Alloh ak bsk jg ikut tes Dosen di Politeknik Banjarnegara, mg ja ketularan kayak mas, ketrima geto.... Semangat!!!!



    Yah, selamat berjuang aja mas okke. Semoga tercapai cita-citamu keterima jadi dosen di Banjarnegara. Jangan lupa berdoa dan berusaha.

    BalasHapus
  2. Mas, saya juga bakalan ikut tes dosen besok kamis, 16 oktober. Smoga bisa sukses seperti mas juga ya, mohon do'a nya.

    BalasHapus
  3. ayeuna tos bade tes cpns deui sareng formasi nu sakedik... nuju pendaftaran ti kawit kaping 17 - 20 november 2008

    BalasHapus
  4. huiii wagh serem juga y............
    kemaren ad senior qw yang coba kut test dosen.. tp gagal di ujian tulis,... padahal dia dagh berusaha semaksimal jugaa...
    ada yang lolos siegh..
    mhmnnn ..
    bener juga siegh ..
    yang pentink qt udagh berusaha... dan berdoa... setelah itu depend to our destiny alias balek lg pada Allah swt... klu tuhan menghendaki laen y maw gmn lagee... key degh kk asal KEEP SEMANGAD aj y.........
    Tuhan selalu memberikan yang terbaik bagi seluruh umat Nya ,, amien

    BalasHapus
  5. semangat !! smga takdir menyertai ku...
    aq jg mw tes dosen poltek kms besok..
    wah gt yaa tesny, smga berhasil...

    BalasHapus