Rabu, 29 September 2010

TIPS AMAN MELEWATI OPERASI POLISI LALU LINTAS




Tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB ada operasi lalu lintas di daerah Sukaasih Ujung Berung Bandung. Saya baru saja mengantar isteri ke rumah orangtuanya di daerah Cikutra dan berencana langsung ke kampus UIN Bandung. Ketika melewati operasi polisi tersebut tentu saya tidak khawatir akan dihentikan oleh polisi, karena semua perlengkapan motor yang saya kendarai sudah lengkap. Kalau diberhentikan juga tidak ada masalah, toh tidak akan kena tilang.


Operasi polisi di jalan raya saya perhatikan waktunya tidak teratur. Terkadang sering, dalam seminggu ada 2 sampai 3 kali, terkadang bisa beberapa bulan sekali. Kabarnya operasi lalu lintas dilakukan bila ada kerawanan di jalan raya, misalnya ada peningkatan kejahatan, banyak beredar kendaraan curanmor, ada gerakan terorisme di daerah tersebut atau sekedar pemeriksaan kelengkapan kendaraan.

Berbeda dengan waktu, lokasi operasi seringkali berada di tempat yang sama yaitu pinggir jalan setelah belokan. Lokasi ini sangat strategi pengendara kendaraan, khususnya motor, sulit untuk bisa menghindar karena lokasi tersebut tersembunyi. Bila ada pengendara motor yang mencoba kabur, jangan harap bisa tenang, sudah ada polisi yang berjaga khusus mengejar para pengendara nakal yang tidak mau diperiksa.

Hanya saja setiap kali melewati operasi polisi di jalan raya selalu muncul pertanyaan dalam hati saya, mengapa ada beberapa kendaraan yang diperiksa oleh polisi dan ada yang tidak tidak, malah dibiarkan lewat begitu saja. Setelah mengamati berkali-kali ternyata polisi melakukan pemeriksaan secara acak atau sampling. Bila anda pernah belajar metode penelitian pasti tahu metode sampling. Dari sekian banyak populasi  kendaraan yang lewat, hanya beberapa saja yang diambil sebagai sampelnya. Metode ini lebih mudah dilakukan polisi dalam memeriksa kelengkapan kendaran dibandingkan dengan memeriksa seluruhnya.

Ketika diperhatikan lebih seksama ternyata metode sampling yang dilakukan polisi  didasarkan psikologi komunikasi khususnya komunikasi non-verbal. Menurut Jalaludin Rakhmat, dalam buku psikologi komunikasi, seseorang akan menyampaikan pesan bukan hanya melalui lisan, tetapi juga melalui non-lisan seperti gerak tubuh, mimik wajah dan sebagainya. Ketika mencegat pengendara yang lewat Polisi memperhatikan psikologi pengendara. Bila pengendara terlihat gugup dan menghindar ketika lewat, maka dipastikan ia akan langsung dihentikan oleh polisi. Berdasarkan psikologi komunikasi, seorang pengendara yang merasa dirinya bersalah, misalnya karena surat-suratnya tidak lengkap, atau lebih parah lagi karena kendaraannya hasil curian, ketika melewati lokasi operasi tanpa ia sadari seluruh tubuhnya akan mengkomunikasikan pesan kecemasan dan ketakutan. Dan pesan ini yang kemudian dimanfaatkan oleh polisi. Polisi sudah terlatih untuk mengetahui pesan-pesan tersembunyi tersebut.

Berikut ini tips dari saya bila anda ingin aman melewati operasi polisi lalu lintas :

1.       Ketika membawa kendaraan jangan lupa kendaraan harus lengkap dan bawa dokumen kendaraan seperti STNK, SIM (yang punya sendiri bukan punya orang) dan tentu saja pajak nomor kendaraan sudah lunas.

2.       Ketika melewati lokasi operasi, berikan penghormatan kepada polisi yang bertugas. Perlihatkan bahwa anda adalah orang baik.

3.       Lambatkan laju kendaraan anda. Upayakan berjalan di jalur kiri sehingga terlihat jelas oleh polisi yang bertugas.

4.       Untuk pengendara motor buka kaca helm anda baik helmnya full-face atau half-face.

5.       Tatap satu persatu mata polisi yang sedang  bertugas menghentikan kendaraan. Perlihatkan bahwa anda siap kalau akan diperiksa.

6.       Jangan pernah bersembunyi dari polisi dengan cara bersembunyi di balik mobil atau angkot yang sedang lewat.

Dengan cara itu saya selalu aman melewati polisi yang sedang operasi lalu lintas.

Bagaimana kalau kendaraan kita dihentikan dan akan diperiksa. Ini tips berikutnya :

7.       Bila anda dihentikan oleh polisi segera respon dengan menghentikan kendaraan di pinggir jalan dan turun dari kendaraan kalau bisa.

8.       Perlihatkan sikap akomodatif kepada polisi yang bertugas memeriksa. Jangan lupa tersenyum.

9.       Ketika polisi meminta memperlihatkan surat-surat kendaraan, perlihatkan saja sambil berkata “Wah pak, sedang banyak pemeriksaan ya sekarang, hari ini saya sudah tiga kali diperiksa, tadi di daerah anu.. kemudian di anu...dan terakhir di anu... (lokasi tersebut memang biasa ada operasi polisi)

10.   Kalau polisi bertanya “tadi ketika diperiksa surat-suratnya lengkap?” Jawab “Ya”. Pemeriksaan anda pasti dihentikan dan anda dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan.

Sedikit berbohong memang tapi biasanya berhasil. Hanya, saya belum pernah mencobanya. Karena melakukan tips sebelumnya saja sudah aman. Hehe...

Saya tidak akan berbicara tentang bagaimana kalau ditilang, apakah memilih bayar di tempat kepada Pak Polisi atau lebih baik menerima surat tilang dan ikut sidang di pengadilan. Itu terserah Anda. Tapi kalau mengingat sebuah hadits Nabi yang menyatakan bahwa “Penyuap dan yang disuap keduanya akan masuk neraka” memang lebih baik jangan memberi sesuatu ke Pak Polisi, ikut sidang saja. Daripada nanti kita dicap menyuap lalu masuk Neraka. Iih... takut.

OK. Selamat melanjutkan perjalanan Anda.

Dengan cara itu saya selalu aman melewati polisi yang sedang operasi lalu lintas.

6 komentar:

  1. I also always ticket, but despite a full letter of motor vehicles, motorcycles and equipment such as helmets, gloves and jackets, usually the police are always looking for the driver errors, such as: mirror less satulah, kalpot difference, color or striking a motorcycle cop for reasons I cause it.
    Maybe because I was young once so so easy to be fooled by a police officer.

    hehe. .
    ^_^

    BalasHapus
  2. indeed sir, the police prefer that people not adil.masa if they do not bring equipment deket nyelonong aja okay not ticket or reprimanded. .
    whereas I want to lecture dismissed with reasons not clear, but bring supplies, and mail the complete vehicle.

    BalasHapus
  3. police did not just pack, they always find fault. .
    I hate the police. .

    BalasHapus
  4. yes sir true. .
    but sometimes despite all the letters when there is complete and operating, we display them remain calm face and cause it just dismiss us with no apparent reason just to get money. . . .

    BalasHapus
  5. police police,cops cops,
    help help me,pleaseee. .!!
    but also you notorious in our people. .
    :-(

    BalasHapus
  6. samsul hidayat28 April 2013 17.15

    mendingan pake pesva ngak pernah dilirik oleh polisi .... malah terkesan diacuhkan saja

    BalasHapus

TIPS AMAN MELEWATI OPERASI POLISI LALU LINTAS



Tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB ada operasi lalu lintas di daerah Sukaasih Ujung Berung Bandung. Saya baru saja mengantar isteri ke rumah orangtuanya di daerah Cikutra dan berencana langsung ke kampus UIN Bandung. Ketika melewati operasi polisi tersebut tentu saya tidak khawatir akan dihentikan oleh polisi, karena semua perlengkapan motor yang saya kendarai sudah lengkap. Kalau diberhentikan juga tidak ada masalah, toh tidak akan kena tilang.


Operasi polisi di jalan raya saya perhatikan waktunya tidak teratur. Terkadang sering, dalam seminggu ada 2 sampai 3 kali, terkadang bisa beberapa bulan sekali. Kabarnya operasi lalu lintas dilakukan bila ada kerawanan di jalan raya, misalnya ada peningkatan kejahatan, banyak beredar kendaraan curanmor, ada gerakan terorisme di daerah tersebut atau sekedar pemeriksaan kelengkapan kendaraan.

Berbeda dengan waktu, lokasi operasi seringkali berada di tempat yang sama yaitu pinggir jalan setelah belokan. Lokasi ini sangat strategi pengendara kendaraan, khususnya motor, sulit untuk bisa menghindar karena lokasi tersebut tersembunyi. Bila ada pengendara motor yang mencoba kabur, jangan harap bisa tenang, sudah ada polisi yang berjaga khusus mengejar para pengendara nakal yang tidak mau diperiksa.

Hanya saja setiap kali melewati operasi polisi di jalan raya selalu muncul pertanyaan dalam hati saya, mengapa ada beberapa kendaraan yang diperiksa oleh polisi dan ada yang tidak tidak, malah dibiarkan lewat begitu saja. Setelah mengamati berkali-kali ternyata polisi melakukan pemeriksaan secara acak atau sampling. Bila anda pernah belajar metode penelitian pasti tahu metode sampling. Dari sekian banyak populasi  kendaraan yang lewat, hanya beberapa saja yang diambil sebagai sampelnya. Metode ini lebih mudah dilakukan polisi dalam memeriksa kelengkapan kendaran dibandingkan dengan memeriksa seluruhnya.

Ketika diperhatikan lebih seksama ternyata metode sampling yang dilakukan polisi  didasarkan psikologi komunikasi khususnya komunikasi non-verbal. Menurut Jalaludin Rakhmat, dalam buku psikologi komunikasi, seseorang akan menyampaikan pesan bukan hanya melalui lisan, tetapi juga melalui non-lisan seperti gerak tubuh, mimik wajah dan sebagainya. Ketika mencegat pengendara yang lewat Polisi memperhatikan psikologi pengendara. Bila pengendara terlihat gugup dan menghindar ketika lewat, maka dipastikan ia akan langsung dihentikan oleh polisi. Berdasarkan psikologi komunikasi, seorang pengendara yang merasa dirinya bersalah, misalnya karena surat-suratnya tidak lengkap, atau lebih parah lagi karena kendaraannya hasil curian, ketika melewati lokasi operasi tanpa ia sadari seluruh tubuhnya akan mengkomunikasikan pesan kecemasan dan ketakutan. Dan pesan ini yang kemudian dimanfaatkan oleh polisi. Polisi sudah terlatih untuk mengetahui pesan-pesan tersembunyi tersebut.

Berikut ini tips dari saya bila anda ingin aman melewati operasi polisi lalu lintas :

1.       Ketika membawa kendaraan jangan lupa kendaraan harus lengkap dan bawa dokumen kendaraan seperti STNK, SIM (yang punya sendiri bukan punya orang) dan tentu saja pajak nomor kendaraan sudah lunas.

2.       Ketika melewati lokasi operasi, berikan penghormatan kepada polisi yang bertugas. Perlihatkan bahwa anda adalah orang baik.

3.       Lambatkan laju kendaraan anda. Upayakan berjalan di jalur kiri sehingga terlihat jelas oleh polisi yang bertugas.

4.       Untuk pengendara motor buka kaca helm anda baik helmnya full-face atau half-face.

5.       Tatap satu persatu mata polisi yang sedang  bertugas menghentikan kendaraan. Perlihatkan bahwa anda siap kalau akan diperiksa.

6.       Jangan pernah bersembunyi dari polisi dengan cara bersembunyi di balik mobil atau angkot yang sedang lewat.

Dengan cara itu saya selalu aman melewati polisi yang sedang operasi lalu lintas.

Bagaimana kalau kendaraan kita dihentikan dan akan diperiksa. Ini tips berikutnya :

7.       Bila anda dihentikan oleh polisi segera respon dengan menghentikan kendaraan di pinggir jalan dan turun dari kendaraan kalau bisa.

8.       Perlihatkan sikap akomodatif kepada polisi yang bertugas memeriksa. Jangan lupa tersenyum.

9.       Ketika polisi meminta memperlihatkan surat-surat kendaraan, perlihatkan saja sambil berkata “Wah pak, sedang banyak pemeriksaan ya sekarang, hari ini saya sudah tiga kali diperiksa, tadi di daerah anu.. kemudian di anu...dan terakhir di anu... (lokasi tersebut memang biasa ada operasi polisi)

10.   Kalau polisi bertanya “tadi ketika diperiksa surat-suratnya lengkap?” Jawab “Ya”. Pemeriksaan anda pasti dihentikan dan anda dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan.

Sedikit berbohong memang tapi biasanya berhasil. Hanya, saya belum pernah mencobanya. Karena melakukan tips sebelumnya saja sudah aman. Hehe...

Saya tidak akan berbicara tentang bagaimana kalau ditilang, apakah memilih bayar di tempat kepada Pak Polisi atau lebih baik menerima surat tilang dan ikut sidang di pengadilan. Itu terserah Anda. Tapi kalau mengingat sebuah hadits Nabi yang menyatakan bahwa “Penyuap dan yang disuap keduanya akan masuk neraka” memang lebih baik jangan memberi sesuatu ke Pak Polisi, ikut sidang saja. Daripada nanti kita dicap menyuap lalu masuk Neraka. Iih... takut.

OK. Selamat melanjutkan perjalanan Anda.

Dengan cara itu saya selalu aman melewati polisi yang sedang operasi lalu lintas.
«
Next

Posting Lebih Baru

»
Previous

Posting Lama


6 komentar
  1. I also always ticket, but despite a full letter of motor vehicles, motorcycles and equipment such as helmets, gloves and jackets, usually the police are always looking for the driver errors, such as: mirror less satulah, kalpot difference, color or striking a motorcycle cop for reasons I cause it.
    Maybe because I was young once so so easy to be fooled by a police officer.

    hehe. .
    ^_^

    BalasHapus
  2. indeed sir, the police prefer that people not adil.masa if they do not bring equipment deket nyelonong aja okay not ticket or reprimanded. .
    whereas I want to lecture dismissed with reasons not clear, but bring supplies, and mail the complete vehicle.

    BalasHapus
  3. police did not just pack, they always find fault. .
    I hate the police. .

    BalasHapus
  4. yes sir true. .
    but sometimes despite all the letters when there is complete and operating, we display them remain calm face and cause it just dismiss us with no apparent reason just to get money. . . .

    BalasHapus
  5. police police,cops cops,
    help help me,pleaseee. .!!
    but also you notorious in our people. .
    :-(

    BalasHapus
  6. samsul hidayat28 April 2013 17.15

    mendingan pake pesva ngak pernah dilirik oleh polisi .... malah terkesan diacuhkan saja

    BalasHapus