PPJID Sukses Selenggarakan Workshop Online Jurnal Bidang Ilmu Dakwah


Bandung. Di tengah suasana Work from Home (WfH) karena pandemi Covid-19, Pengurus Pusat Perkumpulan Pengelola Jurnal Ilmu Dakwah (PPJID) sukses menyelenggarakan acara Workshop Online Akreditasi Jurnal Nasional bidang ilmu dakwah, Sabtu, 11/04/2020. Acara yang memanfaatkan aplikasi Zoom ini diikuti oleh 50 pengelola jurnal ilmu dakwah seluruh Indonesia.
Acara dipandu oleh Dr. Tasman, Sekretaris PPJID yang juga Editor in Chief Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan UIN Syarifhidayatullah Jakarta. Sedangkan Narasumber acara diisi oleh Dr. Uwes Fatoni, M.Ag Ketua PPJID, Editor in Chief Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan Akhmad Anwar Dani, S.Sos.I., M.Sos. Dewan Pengawas PPJID, Editor in Chief al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi, IAIN Surakarta.

Uwes Fatoni dalam pemaparannya menjelaskan tentang persyaratan pengusulan Akreditasi Jurnal Ilmiah Elektronik: yaitu
1. Memiliki ISSN dalam versi elektronik (e-ISSN) dan atau cetak (p-ISSN) bila terbitan terbit dalam dua versi, sesuai data di laman http://issn.pdii.lipi.go.id. 2. Mencantumkan persyaratan etika publikasi (publication ethics statement) dalam laman website jurnal. 3. Terbitan berkala ilmiah harus bersifat ilmiah, artinya memuat artikel yang secara nyata mengandung data dan informasi yang memajukan pengetahuan, ilmu, dan teknologi serta seni. 4. Terbitan berkala ilmiah telah terbit paling sedikit 2 tahun berurutan, terhitung mundur mulai tanggal atau bulan pengajuan akreditasi. 5. Frekuensi penerbitan berkala ilmiah paling sedikit 2 kali dalam satu tahun secara teratur. 6. Jumlah artikel setiap terbit sekurang-kurangnya 5 artikel. 7. Tercantum dalam Portal Garuda (garuda.ristekdikti.go.id).
Lebih lanjut Uwes juga menjelaskan tentang proses pendaftaran akun di website http://arjuna.ristekdikti.go.id yang wajib dilakukan oleh pengelola jurnal sebelum melakukan proses evaluasi diri. Ia mengingatkan peserta workshop untuk menyimpan nama pengguna dan password arjuna, karena seringkali dilupakan. Akun arjuna ini juga hanya bisa dibuat sekali untuk setiap jurnal berdasarkan nomor ISSNnya.

Selain itu Uwes juga membagikan link Buku elektronik berjudul “Manajemen Penerbitan Jurnal Elektronik Karya Dr. Lukman” yang menjadi acuan para pengelola jurnal nasional, buku versi elektronik ini digratiskan oleh LIPI selama masa WfH Corona dengan mengakses alamat di https://lipipress.lipi.go.id/detailpost/manajemen-penerbitan-jurnal-elektronik

Ketua PPJID ini kemudian mengajak peserta untuk bersama-sama membedah kondisi j jurnal Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan UIN Syarifhidayatullah Jakart yang sedang bersiap untuk mengajukan akreditasi di Arjuna. Sesi bedah jurnal ini juga kemudian dilanjutkan oleh Akhmad Anwar Dani. Ia memberi catatan beberapa kekurangan jurnal Dakwah UIN Jakarta ini diantaranya, belum memiliki DOI, reviewer belum nampak penugasan, belum nampak proses reviewer, halaman jurnal nomor 2 seharusnya berlanjut dari halaman terakhir terbitan nomor 1 dan jadwal terbit yang belum tepat waktu. Dewan Pengawas PPJID ini meminta agar kekurangan jurnal tersebut menjadi pelajaran bagi jurnal-jurnal dakwah lainnya untuk dipelajari dan segera diperbaiki terutama agar jurnal dakwah banyak terakreditasi.

Acara workshop online akreditasi jurnal ini akan kembali dilanjutkan Sabtu berikutnya tetap dengan memanfaatkan aplikasi Zoom, yaitu tanggal 18 April 2020 tentang reakreditasi jurnal dan 25 April 2020 tentang penulisan artikel untuk publikasi internasional.

Sumber: http://ppjid.org/pengelola-jurnal-fakultas-dakwah-uin-imam-bonjol-ikuti-pelatihan-dan-pendampingan-akreditasi-jurnal/
http://ppjid.org/pengelola-jurnal-fakultas-dakwah-uin-imam-bonjol-ikuti-pelatihan-dan-pendampingan-akreditasi-jurnal/ 
Share:

Posting Komentar

Copyright © Uwes Fatoni. Customized by Kanguwes