Daftar 58 PTKIN di Scopus, Kampus Anda di Urutan ke Berapa?

Berita tentang "706 Artikel Dosen UIN Bandung Terindeks Scopus" yang dimuat di Web Kemenag.go.id https://kemenag.go.id/berita/read/513306/706-artikel-dosen-uin-bandung-terindeks-scopus hari Jum'at, 08 Mei 2020 menjadi bahan diskusi beberapa dosen PTKI, Diskusi semakin ramai ketika berita tersebut dishare di grup WA Forum Jurnal PTKI. Dalam berita tersebut diinfokan bahwa jumlah publikasi artikel dosen UIN Bandung di Scopus mencapai 706 artikel, terindeks di Scopus sejak tahun 2009 sampai 2020. Tersebar juga gambar daftar Urutan PTKIN di Scopus, urutan pertama UIN Jakarta dengan jumlah publikasi 712, diikuti UIN Bandung urutan kedua dengan 706, terpaut hanya 6 artikel perbedaannya. Beberapa dosen di grup IKADA memprediksi jumlah artikel UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut akan disalip UIN SGD Bandung dalam beberapa hari ke depan.

Saya jadi penasaran ingin mengetahui jumlah publikasi setiap PTKIN di Scopus. Kebetulan juga ada salah seorang dosen senior di salah satu IAIN yang menanyakan bagaimana cara mengetahui urutan publikasi kampus di Scopus. Saya coba minta bantuan akses ke Web Scopus.com menggunakan akun Scopus yang dipakai salah satu Lembaga di UIN Bandung. Bila kita mengakses Scopus.com tanpa login dengan akun langganan , hasilnya hanya bisa mencari artikel berdasarkan nama penulis (Author Search) tidak bisa mencari berdasarkan institusi. Hasil pencarian akan lebih lengkap bila kita menggunakan akun langganan Scopus.

Saya coba melakukan pencarian dengan kata kunci "Islam Negeri" dengan pertimbangan kata kunci ini akan bisa menemukan nama institusi UIN, IAIN dan STAIN. Hasil pencarian yang ditemukan ternyata hanya 25 PTKIN. Padahal menurut Wikipedia https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_perguruan_tinggi_Islam_negeri_di_Indonesia   jumlah PTKIN ada 58 dengan rincian 17 UIN, 36 IAIN dan 5 STAIN. Bila dari 58 PTKIN yang muncul di pencarian afiliasi Scopus hanya 25 berarti ada 33 PTKIN yang tidak bisa dicari dengan kata kunci tersebut.
Tabel berikut menunjukkan data hasil pencarian.

Tabel 1 Hasil Pencarian PTKIN dengan kata Kunci "Islam Negeri"


Penasaran ingin mengetahui data Scopus 58 PTKIN tersebut Saya coba mencari nama PTKIN yang tidak ada dalam tabel di atas, seperti IAIN Salatiga, dan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, hasilnya tidak ditemukan, Scopus.com menampilkan tulisan "No affiliations were found.Please check your search terms and search again" (nama afiliasi tersebut tidak ditemukan dan diminta untuk mengecek kembali kata kunci dan mencoba mencari lagi).

Saya teringat Data Scopus ini sudah masuk di Web Sinta, Saya buka http://sinta.ristekbrin.go.id/affiliations dan langsung mengklik menu afiliasi. Saya cari satu per satu nama PTKIN berdasarkaan Daftar Wikipedia di atas. Setelah halaman kampus di Sinta terbuka lalu saya klik Menu "Scopus Document" dan saya buka satu persatu link artikel yang tertera di sana.


Alhamdulilah artikelnya bisa terbuka, saya lalu periksa nama penulis yang berafiliasi ke kampus tersebut lalu saya klik linknya Hasil ditemukan data sebagaimana dalam Tabel 2

Tabel 2 Hasil Pencarian Jumlah artikel berdasarkan Afiliasi PTKIN



Ada beberapa catatan dari temuan penelusuran tersebut:
  1. Setiap kampus memiliki Affiliation ID yang unik. 25 kampus yang mudah dicari dengan kata kunci di atas memiliki kode Affiliation ID dengan awalan 601 ... Sedangakan kampus yang tidak bisa dicari kodenya di awali dengan 11, 12 atau 13
  2. Beberapa kampus memiliki Affiliation ID di Scopus lebih dari satu, misalnya UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Serang dan IAIN Salatiga punya 2 Affiliation ID, dengan jumlah dokumen yang berbeda. Bahkan IAIN Purwokerto, dan IAIN Kediri punya 3 affiliation ID.Ini biasanya terjadi karena perubahan nama kampus yang sebelumnya STAIN menjadi IAIN atau versi nama yang berbeda-beda. UIN Bandung sejak 2018 sudah resmi menuliskan afiliasi di Scopus UIN Sunan Gunung Djati atau UIN Sunan Gunung Djati Bandung, kebijakan ini diputuskan oleh senat Universitas.
  3. Ada beberapa kampus yang dosennya belum pernah publikasi artikel di jurnal terindeks Scopus.
  4. Beberapa penulis memiliki afiliasi yang berbeda-beda. Ini biasanya terjadi pada dosen yang sedang tugas belajar mencantumkan nama kampus tempat belajarnya ketika publikasi internasional. Selain itu juga beberapa nama afiliasi alamatnya salah. misalnya IAIN Batusangkar, alamatnya tertulis Manado West Sumatera, Indonesia atau UIN Banten alamatnya JL, Jenederal Sudirman No. 30, Serang-Banten, Malang Indonesia.
,







Saran saya :
1. Kampus yang masih bermasalah di Scopus segera membereskan Scopus Affiliation Identifier sehingga nama kampus bisa dicari di Scopus.com dengan mudah. Petunjuknya ada di sini https://service.elsevier.com/app/answers/detail/a_id/11215/supporthub/scopus/
2. Kampus perlu membuat kebijakan nama afiliasi yang seragam untuk digunakan dosen ketika menulis di jurnal terindeks Scopus.
3. Bila ada beberapa naskah yang dimiliki oleh dosen di kampus tersebut, tapi afiliasi masih merujuk ke kampus lain, segera hubungi pengelola Scopus melalui email, minta agar afiliasinya diubah menjai afiliasi yang sekarang. Untuk meminta perubahan profil penulis atau afiliasi bisa kontak Scopus di halaman ini https://service.elsevier.com/app/contact/supporthub/scopuscontent/
4. Galakkan dosen untuk semakin rajin publikasi di jurnal internasional dan pimpinan memberi contoh terlebih dahulu . Misalnya Pimpinan di UIN Bandung tahun 2020 ini berhasil mempublikasikan satu tulisan berjudul "Measurement degree of acceptance of information technology implementation in higher education" di International Journal of Advanced Trends in Computer Science and Engineering Volume 9, Issue 2, 2020, Pages 1172-1177. Penulisnya semua pimpinan universitas: Rektor, Wakil Rektor 1, Wakil Rektor 2, Wakil Rektor 3, Wakil Rektor 5 dan Direktur Pascasarajana.  (Mahmud, M., Anwar, R., Priatna, T., Fathonih, A., Ulfiah, U., dan Ramdhani, M.A.) Artikel diterbitkan di http://www.warse.org/IJATCSE/ Saya yakin budaya publikasi di jurnal internasional terindeks Scopus akan mudah tercapai bila ada political will dan juga uswatun hasanah dari pimpinannya.

Di Scopus Kampus Anda ada di urutan ke berapa?

Silahkan tuliskan di komentar bagian bawah. Bila ada Anda punya pendapat lain atau punya catatan berbeda boleh kita berdiskusi lebih lanjut.

Terima Kasih.
Share:

Posting Komentar

Copyright © Uwes Fatoni. Customized by Kanguwes